Minggu, 07 Juni 2020

Rangkuman Praktikum Basis Data




Assalamualaikum saya Riska Adi Istya mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo  Semester 2 Program Studi Informatika Fakultas Sains dan Teknologi.



RANGKUMAN PRAKTIKUM
BASIS DATA


Modul 1 (Basis Data, Model Data, Diagram E-R

                       Basis data adalah kumpulan data yang disimpan secara sistematis di dalam computer dan dapat diolah atau dimanipulassi serta dapat diakses dengan mudah dan tepat menggunakan perangkat lunak (program aplikasi) untuk menghasilkan sebuah informasi. System basis data merupakan ruang lingkup yang lebih luas dari basis data.
                      Komponen System Basis Data: Perangkat Keras (Hardware), Sistem Operasi (Operating System), basis data (Database), DBMS (Database Management System), Pemakai (User). DBMS (Database Management System) merupakan bassis data dan set perangkat lunak (software) untuk pengolahan basis data.
Model data dapat dikelompokkan menjadi 3 macam
1. Model Data Berbasis Objek
2. Model Data Berbasis Record
3. Physical Based Data Model
                       Entity Relationship Diagram (ER-D) merupakan model data Yng dikembangkan berdasarkan obyek atau entitas. Komponen ER Diagram tersusun atas tiga Komponen yaitu Entitas yang merupakan obyek dasar yang terlibat dalam system, atribut yang berperan sebagai penjelass entitass, kerelasian antar entitas menunjukkan hubungan yang terjadi diantara dua entitas.
Modul 2 Structured Query Language (SQL

           
SQL merupakan suatu bahasa (language) standar menurut ANSI (American National Standards Institute) yang digunakan untuk mengakses basis data
Yang semua dikelompokkan berdasarkan fungsinya masing masing yaitu:
a.       Data Definition Language (DDL) : Digunakan untuk mendefinisikan data dengan menggunakan perintah : CREATE, DROP, ALTER.
b.      Data Manipulation Language (DML) : Digunakan memanipulasi data dengan menggunakan perintah : INSERT, SELECT, UPDATE, DELETE
c.       Data Control Language (DCL) : Digunakan untuk mengontrol hak para pemakai data dengan perintah : GRANT, REVOKE

Modul 3 Data Definition Language (DDL)

            DDL merupakan bagian dari sql yang digunakan untuk mendfinisikan struktur dan kerangka data dan obyek basis data
Perintah – Perintah
1. Create Databasse = Membuat basis data
2. Crop Database = Menghapus Basis Data
3. Create Table = Membuat Tabel
4. Alter Table = Mengubah atau menyisipkan kolom ke dalam tabel
5. Drop Table = Menghapus Tabel dari basis data
6. Create Index = membuat Indexs
7. Drop Indexs = Menghapus Indexs

Modul 4 (Data Manipulation Language (DML))

Data Manipulation Language (DDL) merupakan perintah-perintah yang berfungsi untuk melakukan manipulasi data ataupun objek-objek yang ada didalam tabel
Peintah DML ;
1. INSERT ; Perintah INSERT digunakan untuk menambahkan baris pada suatu tabel.
2. UPDATE : Perintah UPDATE digunakan untuk mengubah isi data pada satu atau  
                        beberapa kolom pada suatu tabel
3. SELECT : Perintah SELECT digunakan untuk menampilkan isi dari suatu tabel yang
                        dapat dihubungkan dengan tabel yang lainnya.
4. DELETE : Perintah DELETE digunakan untuk menghapus satu baris, baris dengan
                        kondisi tertentu atau seluruh baris

Modul 5 ( Query dan View)

Query merupakan suatu proses pengolahan data yang digunakan untuk memberikan hasil dari basis data berdasarkan kriteria tertentu . Query tidak hanya membaca atau mengambil data, query biasanya melibatkan beberapa tabel yang direalisikan dengan menggunakan field kunci, namun juga dapat digunakan pada satu tabel saja. Aturan dalam melakukan query; setiap field disebutkan bersama dengan nama tabelnya, dipisahkan tanda titik(.), Setiap tabel yang terlibat dalam proses query harus disebutkan dalam klausa FROM, dengan pemisah koma(,), Kondisi dalam klausa WHERE mempengaruhi jenis join yang tercipta.
View adalah perintah query yang disimpan pada database dengan suatu nama tertentu, sehingga bisa digunakan setiap saat untuk melihat data tanpa menuliskan ulang query tersebut. Penggunaan view antar 2 tabel, membuat view dari relasi antara tabel “buku” dan “penerbit” untuk menampilkan data buku dan penerbitnya dari database perpustakaan dengan nama “view_buku”.Penggunaan view antar 3 tabel, dari relasi antara tabel “buku”, “anggota” dan “peminjaman” untuk menampilkan data peminjaman buku dari database perpustakaan dengan nama “view_peminjaman”.

Modul 6 ( Data Control Language (DCL) / Hak Akses User)

            Basis data yang telah dibuat perlu diatur agar data selalu dalam keadaan aman dari pemakai yang tidak berhak. Pengaturan hak akses berguna dalam hal pembatasan pengaksesan suatu data, misalkan hanya pemakai tertentu yang bisa membaca atau pemakai lain yang justru dapat melakukan perubahan dan penghapusan data.
Macam-macam perintah yang terkait dengan hak akses adalah SELECT, INSERT, UPDATE, DELETE, REFERENCES, INDEX, CREATE, ALTER dan DROP.
1. Mengatur Hak Akses
2. Membatasi Hak Akses
3. Hak Akses Penuh
4. Hak Akses Kepada Public
5. Pencabutan Hak akses





Minggu, 17 Mei 2020

RANGKUMAN PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA

Assalamualaikum saya Riska Adi Istya mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo  Semester 2 Program Studi Informatika Fakultas Sains dan Teknologi.



RANGKUMAN PRAKTIKUM
ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA


Pokok bahasan 1
Struktur Data, Array, Pointer, Dan Struktur.

A.      Konsep Dasar Struktur Data
Struktuk data adalah sebuah bagian dari ilmu pemrograman dasar yang mempuyai karakteristik yang
terkait dengan sifat dan cara penyimpanan sekaligus pengguna atau pengakses data. Struktuk data
bertujuan agar cara mereprentsikan data dalam membuat program dapat dilakuian secara
efesien dalam pengolahan di memori dan pengolahan penyimpanan dari program ke storage juga
lebih mudah dilakukan.
B.       Konsep Dasar Array
Array adalah kumpulan elemen-elemen data. Kumpulan elemen tersebut mempunyai susunan yang teratur. Jmlah elemen terbatas, dan semua elemen mempunyai tipe data yang sama. 

C.       Konsep Dasar Pointer
Pointer adalah sebuah variable yang berisi alamat variable yang lain. Satu pointer
dimksudkan untuk menunjuk kesuatu alamat memori sehingga alamat dari suatu 
variable dapat diketahui dengan mudah.
Oprator pointer :
-            Oprator ‘&’ ; untuk mendapatkan alamat memori operand/variable ponter.
-            Oprator ‘*’ : untuk mengakses nilai data operand/variable pointer.

D.      Konsep Dasar Struktur
Struktur adalah koleksi dari variable yang dinyatakan sebuah nama, dengan sifat setiap variable dapat memiliki tipe yang berlainan.


Pokok bahasan 2
Linked List (Senarai)

Linked List adalah sejumlah objek atau elemen yang dihubungkan satu dengan lainya sehingga membentuk suatu list. Sedangkan objek atau elemen itu sendiri adalah merupakan gabungan beberapa data(variable) yang dijadikan satu kelompok atau structure atau record yang dibentuk dengan perintah struct

Jenis-jenis linked list :
1.        List kosong
List kosong hanya terdiri dari sebuah penunjuk elemen yang berisi NULL(kosong), tidak meiliki satu buah elemen pun sehingga hanya berupa penunjuk awal elemen berisi NULL.
2.        List tunggal
List tunggal adalah list yang elemenya hanya menyimpan informasi elemen setelahnya (next), sehingga jalanya pengaksesan list hanya dapat dilakukan secara maju. List tunggal terbagi menjadi tiga jenis yaitu list tunggal dengan kepala (first), list tunggal dengan kepala (first) dan ekor (tail), serta list tunggal yang berputar.
3.        List ganda
List ganda adalah sebuah list yang elemenya menyimpan informasi elemen sebelumnya dan informasi elemen setelahnya, sehingga proses penelusuran list dapat dilakukan secara maju dan mundur. List ganda terbagi menjadi tiga jenis yaitu list ganda dengan kepala (first), list ganda dengan kepala (first) dan ekor (tail), serta list ganda yang berputar.


POKOK BAHASAN 3
STACK (TUMPUKAN)

Stack adalah kumpulan elemen-elemen  yang tersimpan dalam suatu tumpukan. Aturan penyisipan dan penghapusan elemennya tertentu:
-           Penyisipan selalu dilakukan ”di atas” TOP
-           Penghapusan selalu dilakukan pada TOP
Karena aturan penyisipan dan penghapusan semacam itu, TOP adalah satu-satunya alamat tempat terjadi operasi, elemen yang ditambahkan paling akhir akan menjadi elemen yang akan dihapus. Dikatakan bahwa elemen Stack tersusun secara LIFO (Last In First Out).
Seperti halnya jika kita mempunyai sebuah tumpukan buku, agar tumpukan buku itu tidak ambruk ketika kita mengambil sebuah buku di dalam tumpukan itu maka harus diambil satu per satu dari tumpukan yang paling atas dari tumpukan.

Perhatikan bahwa dengan definisi semaacam ini, representasi tabel sangat tepat untuk mewakili stack, karena operasi penambahan dan pengurangan hanya dilakukan disalah satu ujung tabel.
Beberapa contoh penggunaan stack adalah pemanggilan prosedur, perhitungan ekspresi aritmatika, rekursifitas, backtracking, penanganan interupsi, dan lain-lain. Karakteristik penting stack sebagai berikut:
1.         Elemen stack yaitu item-item data di elemen stack
2.         TOP (elemen puncak dari stack)
3.         Jumlah elemen pada stack
4.         Status/kondisi stack, yaitu :
-           Penuh
Bila elemen  di tumpukan mencapai kapasitas maksimum tumpukan. Pada kondisi ini, tidak mungkin dilakukan penambahan ke tumpukan.
Penambahan di elemen menyebabkan kondisi kesalahan Overflow.
-           Kosong
Bila tidak ada elemen tumpukan. Pada kondisi ini, tidak mungkin dilakukan pengambilan elemen tumpukan. Pengambilan elemen menyebabkan kondisi kesalahan Underflow.
Stack memiliki operasi-operasi pokok sebagai berikut :
Push    : Untuk menambahka item pada tumpukan paling atas.

POKOK BAHASAN 4
QUEUE (ANTRIAN) 
Antrian adalah salah satu kumpulan data yang penambahan elemennya hanya bisa dilakukan pada suatu ujung (disebut sisi belakang atau REAR), dan penghapusan atau pengambilan elemen dilakukan lewat ujung yang lain (disebut sisi depan atau front).prinsipyang digunakan dalam antrian  ini adalah FIFO (First in first out) yaitu elemen yang pertama kali masuk akan keluar pertama kalinya.
Penggunaanantian antara lain simulasi antrian di dunia nyata (antrian pembelian tiket),sistem jaringan komputer (pemrosesan banyak paket yang datang dari banyak koneksi pada suatu host, bridge, gateway),dan lain-lain.

Pokok bahasan 5
Rekursif
Fungsi rekursif adalah suatu fungsi yang memanggil dirinya sendiri, artinya fungsi tersebut dipanggil di dalam tubuh fungsi itu sendiri. Contoh menghitung nilai faktorial. Rekursif sangat memudahkan untuk memecahkan permasalahan yang kompleks. Sifat-sifat rekursif:

  • ·      Dapat digunakan ketika inti dari masalah terjadi  berulang kali.

  • ·      Sedikit lebih efisien dari iterasi tapi lebih elegan.

  • ·      Method-methodnya dimungkinkan untuk memanggil dirinya sendiri.
Data yang berada dalam method tersebut seperti argument disimpan sementara ke dalam stack sampai method pemanggilnya diselesaikan.

POKOK BAHASAN 6

SORTING(PENGURUTAN)

Pengurutan data (sorting) didefinisikan sebagai suatu proses untuk menyusun kembali himpunan obyek menggunakan aturan tertentu. Ada dua macam urutan yang biasa digunakan dalam proses pengurutan yaitu:



  •  Urutan naik (ascending) yaitu dari data yang mempunyai nilai paling kecil sampai paling besar.


  •  Urutan turun (descending) yaitu dari data yang mempunyai nilai paling besar sampai paling kecil.
keuntungan dari data yang sudah dalam keadaan terurut yaitu :
 Data mudah dicari, mudah untuk dibetulkan,dihapus,disisipi atau digabungkan.
Misalnya kamus bahasa,buku telepon.
Beberapa algoritma metode pengurutan dan prosedurnya sebagai berikut:
1.         Bubble sort
Bubble sort adalah suatu metode pengurutan yang membandingkan elemen yang sekarang dengan elemen berikutnya. Apabila elemen sekarang>elemen berikutnya,maka posisinya ditukar. Mempercepat proses pencarian data yang harus dilakukan berulang kali.
2.         selection sort
Metode seleksi melakukan pengurutan dengan cara mencari dta yang terkecil kemudian menukarnya dengan data yang digunakan sebagai acuan atau sering dinamakan pivot.
3.  merger sort
Algoritma merge sort ialah algoritma pengurutan yang berdasarkan pada strategi divide and conquer. Algoritma ini terdiri dari dua bagian utama, pembagian list yang diberikan untuk di-sort ke dalam beberapa sublist yang lebih kecil,dan sort (mengurutkan)  dan merge (menggabungkan) sublist-sublist yang lebih kecil ke dalam list hasil yang sudah diurutkan.