Assalamualaikum saya Riska Adi Istya mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo Semester 2 Program Studi Informatika Fakultas Sains dan Teknologi.
Modul 1 (Basis Data, Model Data, Diagram
E-R
Basis data adalah kumpulan data yang disimpan secara sistematis di dalam
computer dan dapat diolah atau dimanipulassi serta dapat diakses dengan mudah
dan tepat menggunakan perangkat lunak (program aplikasi) untuk menghasilkan
sebuah informasi. System basis data merupakan ruang lingkup yang lebih luas
dari basis data.
Komponen System Basis Data: Perangkat Keras (Hardware), Sistem Operasi (Operating System), basis data (Database), DBMS (Database Management System), Pemakai (User). DBMS (Database Management System) merupakan bassis data dan set perangkat lunak (software) untuk pengolahan basis data.
Model data dapat dikelompokkan menjadi 3 macam
1. Model Data Berbasis Objek
2. Model Data Berbasis Record
3. Physical Based Data Model
Entity Relationship Diagram (ER-D) merupakan model data Yng dikembangkan berdasarkan obyek atau entitas. Komponen ER Diagram tersusun atas tiga Komponen yaitu Entitas yang merupakan obyek dasar yang terlibat dalam system, atribut yang berperan sebagai penjelass entitass, kerelasian antar entitas menunjukkan hubungan yang terjadi diantara dua entitas.
Komponen System Basis Data: Perangkat Keras (Hardware), Sistem Operasi (Operating System), basis data (Database), DBMS (Database Management System), Pemakai (User). DBMS (Database Management System) merupakan bassis data dan set perangkat lunak (software) untuk pengolahan basis data.
Model data dapat dikelompokkan menjadi 3 macam
1. Model Data Berbasis Objek
2. Model Data Berbasis Record
3. Physical Based Data Model
Entity Relationship Diagram (ER-D) merupakan model data Yng dikembangkan berdasarkan obyek atau entitas. Komponen ER Diagram tersusun atas tiga Komponen yaitu Entitas yang merupakan obyek dasar yang terlibat dalam system, atribut yang berperan sebagai penjelass entitass, kerelasian antar entitas menunjukkan hubungan yang terjadi diantara dua entitas.
Modul 2 Structured Query Language (SQL
SQL merupakan suatu bahasa (language) standar menurut ANSI (American National Standards Institute) yang digunakan untuk mengakses basis data
Yang semua dikelompokkan berdasarkan fungsinya masing masing yaitu:
a. Data
Definition Language (DDL) : Digunakan untuk mendefinisikan data dengan
menggunakan perintah : CREATE, DROP, ALTER.
b. Data
Manipulation Language (DML) : Digunakan memanipulasi data dengan menggunakan
perintah : INSERT, SELECT, UPDATE, DELETE
c. Data
Control Language (DCL) : Digunakan untuk mengontrol hak para pemakai data
dengan perintah : GRANT, REVOKE
Modul 3 Data Definition Language (DDL)
DDL
merupakan bagian dari sql yang digunakan untuk mendfinisikan struktur dan
kerangka data dan obyek basis data
Perintah – Perintah
1. Create Databasse = Membuat basis data
2. Crop Database = Menghapus Basis Data
2. Crop Database = Menghapus Basis Data
3. Create Table = Membuat Tabel
4. Alter Table = Mengubah atau menyisipkan
kolom ke dalam tabel
5. Drop Table = Menghapus Tabel dari basis data
6. Create Index = membuat Indexs
7. Drop Indexs = Menghapus Indexs
Modul 4 (Data Manipulation Language (DML))
Data Manipulation Language (DDL) merupakan perintah-perintah yang berfungsi
untuk melakukan manipulasi data ataupun objek-objek yang ada didalam tabel
Peintah DML ;
Peintah DML ;
1. INSERT ; Perintah INSERT digunakan untuk menambahkan baris pada suatu tabel.
2. UPDATE : Perintah UPDATE digunakan untuk mengubah isi data pada satu atau
beberapa kolom pada suatu tabel
3. SELECT : Perintah SELECT digunakan untuk menampilkan isi dari suatu tabel yang
dapat dihubungkan dengan tabel yang lainnya.
4. DELETE : Perintah DELETE digunakan untuk menghapus satu baris, baris dengan
kondisi tertentu atau seluruh baris
Modul 5 ( Query dan View)
Query
merupakan suatu proses pengolahan data yang digunakan untuk memberikan hasil
dari basis data berdasarkan kriteria tertentu . Query tidak hanya membaca atau
mengambil data, query biasanya melibatkan beberapa tabel yang direalisikan
dengan menggunakan field kunci, namun juga dapat digunakan pada satu tabel
saja. Aturan dalam melakukan query; setiap field disebutkan bersama dengan nama
tabelnya, dipisahkan tanda titik(.), Setiap tabel yang terlibat dalam proses
query harus disebutkan dalam klausa FROM, dengan pemisah koma(,), Kondisi dalam
klausa WHERE mempengaruhi jenis join yang tercipta.
View
adalah perintah query yang disimpan pada database dengan suatu nama tertentu,
sehingga bisa digunakan setiap saat untuk melihat data tanpa menuliskan ulang
query tersebut. Penggunaan view antar 2 tabel, membuat view dari relasi antara
tabel “buku” dan “penerbit” untuk menampilkan data buku
dan penerbitnya dari database perpustakaan
dengan nama “view_buku”.Penggunaan
view antar 3 tabel, dari relasi antara tabel “buku”, “anggota” dan “peminjaman” untuk menampilkan data
peminjaman buku dari database perpustakaan dengan nama “view_peminjaman”.
Modul 6 ( Data
Control Language (DCL) / Hak Akses User)
Basis
data yang telah dibuat perlu diatur agar data selalu dalam keadaan aman dari
pemakai yang tidak berhak. Pengaturan hak akses berguna dalam hal pembatasan
pengaksesan suatu data, misalkan hanya pemakai tertentu yang bisa membaca atau
pemakai lain yang justru dapat melakukan perubahan dan penghapusan data.
Macam-macam perintah yang terkait
dengan hak akses adalah SELECT, INSERT, UPDATE, DELETE, REFERENCES, INDEX,
CREATE, ALTER dan DROP.
1. Mengatur Hak Akses
2. Membatasi Hak Akses
3. Hak Akses Penuh
4. Hak Akses Kepada Public
5. Pencabutan Hak akses


Tidak ada komentar:
Posting Komentar